Category Archives: Tips Memilih MLM

Cara Membedakan MLM Murni dan yang berkedok MLM

Saat ini begitu banyak bisnis online yang memakai sistem seperti MLM. namun sebenarnya bukanlah MLM murni. ada yang tanpa produk, ada yang produknya bisa dibilang fiktif. Sebenarnya mudah sekali membedakan mana yang MLM murni dan mana yang hanya berkedok MLM. berikut bahasannya. sumber:www.topbisnis.itgo.com/art-bedamlm.htm

No DIRECT SELLING/MLM murni VS SISTEM PIRAMIDA/berkedok MLM
1. Sudah dimasyarakatkan dan diterima hampir di seluruh dunia >< Sudah banyak negara yang melarang dan menindak perusahaan dengan sistem ini, bahkan pengusahanya ditangkap pihak yang berwajib
2. Berhasil meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan para anggotanya dari level atas sampai level bawah. >< Hanya menguntungkan bagi orang-orang yang pertama atau lebih dulu bergabung sebagai anggota, atas kerugian yang mendaftar belakang
3. Keuntungan/keberhasilan Mitra Usaha ditentukan dari hasil kerja dalam bentuk penjualan/pembelian produk/jasa yang bernilai dan berguna untuk konsumen. >< Keuntungan/keberhasilan anggota ditentukan dari seberapa banyak ybs merekrut orang lain yang menyetor sejumlah uang sampai terbentuk satu format Piramida.
4. Setiap orang hanya berhak menjadi Mitra Usaha sebanyak SATU KALI saja. >< Setiap orang boleh menjadi anggota berkali-kali dalam satu waktu tertentu, menjadi anggota disebut dengan “membeli KAVLING”, jadi satu orang boleh membeli beberapa kavling.
5. Biaya pendaftaran menjadi anggota tidak terlalu mahal, masuk akal dan imbalannya adalah Starter Kit yang senilai. Biaya pendaftaran tidak dimaksudkan untuk memaksakan pembelian produk dan bukan untuk mencari untung dari biaya pendaftaran >< Biaya pendaftaran anggota sangat tinggi, biasanya disertai dengan produk-produk yang jika dihitung harganya menjadi sangat mahal (tidak sesuai dengan produk sejenis yang ada di pasaran). Jika seorang anggota lebih banyak merekrut orang lain, maka barulah ybs mendapatkan keuntungan, dengan kata lain keuntungan didapat dengan merekrut lebih banyak anggota, bukan dengan penjualan yang lebih banyak.
6. Keuntungan yang didapat Mitra Usaha dihitung berdasarkan hasil penjualan dari setiap anggota jaringannya >< Keuntungan yang didapat anggota dihitung berdasarkan sistem rekruting sampai terbentuk format tertentu.
7. Jumlah orang yang direkrut anggota tidak dibatasi, tetapi dianjurkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing. >< Jumlah anggota yang direkrut dibatasi. Jika ingin merekrut lebih banyak lagi, ybs harus menjadi anggota (membeli kavling) lagi.
8. Setiap Mitra Usaha sangat tidak dianjurkan bahkan dilarang menumpuk barang (Inventory Loading) karena di dalam jualan langsung yang terpenting adalah produk yang dibeli bisa dipakai dan dirasakan khasiat/kegunaannya oleh konsumen >< Setiap anggota dianjurkan untuk menjadi anggota berkali-kali dimana setiap kali menjadi anggota harus membeli produk dengan harga yang tidak masuk akal. Hal ini menyebabkan banyak sekali anggota yang menimbun barang dan tidak dipakai.
9. Program pembinaan Mitra Usaha sangat diperlukan agar didapat anggota yang berkualitas tinggi. >< Tidak ada program pembinaan apapun juga, karena yang diperlukan hanya rekruting saja.
10. Pelatihan produk menjadi hal yang sangat penting, karena produk harus dijual sampai ke tangan konsumen. >< Tidak ada pelatihan produk, sebab komoditas hanyalah rekrut keanggotaan. Produk dalam sistem ini hanyalah suatu kedok saja.
11. Setiap up line sangat berkepentingan dengan meningkatnya kualitas dari para downlinenya, kesuksesan seorang Mitra Usaha dapat terjadi jika downlinenya sukses. Keberhasilan upline ikut ditentukan dari keberhasilan down line. >< Para up line hanya mementingkan rekruting orang baru saja. Apakah downline berhasil atau tidak, bukanlah merupakan perhatian dari upline
12. Merupakan salah satu peluang berusaha yang baik dimana setiap Mitra Usaha harus terus melakukan pembinaannya untuk jaringannya. Tidak bisa hanya menunggu

mau gabung di MLM murni? klik disini

>< Bukan merupakan suatu peluang usaha, karena yang dilakukan lebih menyerupai untung-untungan , dimana yang perlu dilakukan hanyalah ‘membeli kavling’ dan selanjutnya hanyalah menunggu

 

Advertisements

Tips Memilih Bisnis MLM

orang bilang MLM itu susah, sebenernya nggak susah-susah banget sih, asal kita pinter-pinter aja memilih MLM. yang lagi bingung mudah-mudahan tips berikut bermanfaat ya :

1. Pilih MLM yang belanja bulananannya tidak terlalu besar buat cairin bonus uangnya, jadi nggak stress. Perbandingan bonus dan belanja pribadi masih jadi jauh lebih besar bonus ya (percuma kan kalau harus order ratusan ribu eh bonusnya cuma sedikit, sama aja nombok). Lebih baik sebelum gabung tanya dulu berapa pembelanjaan minimalnya, jadi nggak sterss.

2. Cari MLM yang produknya mudah dipasarkan. Setiap keluarga pasti butuh itu gitu lho, jadi nawarin orangpun mudah, buat keluarga kita sendiripun bermanfaat (memakai produk itu bukan karena terpaksa lho, tapi memang karena butuh dan kualitas produknya bagus dan memuaskan), variasinya banyak. seperti dalam 1 MLM ada pakaian,tas,baju,kosmetik,jam, aksesoris,dln. Jadi ngejualinnya juga gampang,orang banyak pilihan ^_^

3. Pilih MLM yang kantor pusatnya jelas, alamatnya jelas, badan hukumnya jelas, tidak hanya online. Kalau hanya online, suatu saat menghilang atau bonus anda tidak ditransfer lagi, akan pusing sendiri mencarinya.

4. Jangan tergiur dengan keuntungan/bonus besar yang ditawarkan. Karena sering kali justru ini yang menjerumuskan. Awalnya memang besar, tapi biasanya hanya dalam hitungan bulan lalu menghilang alias tidak ditransfer lagi bonusnya. Cari yang wajar-wajar saja, namun jelas perhitungannya, bukan dari uang pendaftaran anda yang diputar-putar untuk bayar bonus. Bedakan antara yang memang bisnis dengan yang berkedok bisnis.

mau MLM yang order minimalnya murmer,produknya variatif,  bonus dan keuntungan melimpah? klik disini yuk